DIB Dikenal Sebagai Sosok Komisaris PT PJB Yang Diusulkan Jadi Menteri Jokowi

Jakarta – Presidium Pusat Barisan Pembaharuan (PP BP) menilai Defy Indiyanto Budiarto Komisaris di PT. Pembangkit Jawa Bali (PJB) ini sangat pas menjadi menteri muda milenial Jokowi-Amin di Kabinet Indonesia Kerja (KIK) Jilid II. Tokoh muda ini memiliki kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni.

Defy diusulkan oleh PP BP bersama 36 kandidat menteri muda milenial lainnya. Apalagi dirinya tercatat sebagai Komisaris BUMN termuda 36 tahun dalam sejarah PLN Grup dan di era Presiden Jokowi.

Seperti diketaui, nama Defy Indiyanto Budiarto, MA, CRGP pada usia 37 tahun saat ini mendapatkan Certified In Risk Governance Professional (Komisaris BUMN termuda yang diraih dalam sejarah di Indonesia). Di usia 24 tahun dirinya juga mendapatkan Gelar MA (Masters Of Arts) di bidang ilmu politik.

“Mas Defy cocok jadi menteri muda milenial, sebagaimana Jokowi harapkan, akan mengusung menteri yang muda dan visioner kedepan,” kata Gus Din sapaan akrab Syafrudin Budiman, dalam rilisnya, Rabu (17/07/2019).

Gus Din mengatakan, sosok Defy adalah Komisaris muda yang rajin turun ke lapangan dan workoholic (gila kerja), serta sang pemberani yang galak dalam kedisiplinan. Namun kata Gus Din, Defy malah dikenal baik hati dan dikenal kalangan luas.

“Beliau (red-Defy) adalah satu-satunya pengusaha asal kader Muhammadiyah yang menjadi komisaris di BUMN. Ia juga suka turun ke beberapa pesantren untuk memberikan materi bagaimana caranya santri menjadi entrepreneurship,” terangnya.

Katanya juga, dalam dunia politik dan organisasi tidaklah asing bagi defy. Setelah lulus S2, Defy mengikuti jejak almarhum ayahnya sebagai pengusaha. Mulai usaha obat-obatam herbal hingga dunia pertambangan.

“Di dunia politik Mas Defy sudah pengalaman, bahkan di bulan Mei 2017 lalu bersama Alisa Wahid, Jery Surampow menggagas Forum Sesepuh Bangsa untuk perdamaian yang dihadiri para tokoh lintas agama dan Budaya,” tukas Gus Din.

Bahkan juga di awal Januari 2018 Defy sudah pasang badan membela Presiden Jokowi dengan tampil diberbagai media. Mulai dari isu menuntaskan gizi buruk, hingga berani memberikan kartu hijau untuk Jokowi. Saat bulan Desember 2018 lalu kata Gus Din, Defy diundang menjadi pembicara diskusi panel di DPP PDIP dalam rangka menyambut Hut PDIP ke 46, kemudian gagasannya dijadikan acuan oleh Bapilu PDIP..

“Mas Defy saat ini tercatat sebagai Sekretaris LSBO Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Dimana dirinya tercatat sebagai salah satu pimpinan termuda di PP Muhammadiyah. Karena itulah kami mengusulkan namanya masuk di usulan menteri muda dan milenial,” pungkas Gus Din yang dikenal militan sebagai relawan Jokowi-Amin.

PP BP dalam 37 nama kandidat menteri-menteri yang bisa menjadi pertimbangan pak Jokowi dan KH Maruf Amin. Sodoran nama ini sejalan dengan keinginan beliau (red-Jokowi) yang akan banyak memilih menteri muda milenial.

“Nama-nama yang diusulkan ini adalah calon menteri Kabinet Indonesia Kerja Jilid II. Semoga ada yang masuk 7-10 untuk dilantik menjadi menteri Jokowi-Amin,” pungkas Gus Din. (red).